Pelatihan JULEHA Digelar, BI Fokus Tingkatkan Kepercayaan Produk Halal

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk halal sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Halal Institute, dan Halal Center UIN Palangka Raya.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah mengikuti pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Kegiatan terdiri atas dua hari penyampaian materi dan satu hari praktik penyembelihan hewan secara langsung di Rumah Potong Hewan Kalampangan.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini menempati posisi ketiga dunia dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2025. Capaian tersebut menunjukkan pengakuan dunia terhadap perkembangan ekosistem halal dan ekonomi syariah nasional.

Meski demikian, pengembangan sektor halal masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari penguatan rantai nilai halal, optimalisasi pembiayaan syariah, hingga peningkatan literasi ekonomi syariah masyarakat.

Karena itu, Bank Indonesia terus memperkuat program pengembangan ekonomi syariah melalui strategi penguatan Halal Value Chain atau rantai nilai halal, termasuk melalui pelatihan dan sertifikasi JULEHA.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai tata cara penyembelihan halal sesuai syariat Islam dan standar kompetensi yang berlaku bagi juru sembelih halal.

Pada sesi praktik, peserta melakukan penyembelihan terhadap dua ekor sapi, tiga ekor kambing, dan 25 ekor ayam yang telah disiapkan panitia. Hasil penyembelihan kemudian disalurkan kepada panti asuhan di wilayah Palangka Raya sebagai bentuk kepedulian sosial.

Bank Indonesia berharap kegiatan ini dapat melahirkan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional dalam bidang jaminan produk halal. Hingga tahun 2025, tercatat sudah terdapat 30 JULEHA tersertifikasi di Kalimantan Tengah yang proses sertifikasinya turut difasilitasi Bank Indonesia bersama para mitra kerja.

Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pelatihan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk semakin memperhatikan aspek halal dalam proses produksi sehingga kepercayaan masyarakat terhadap produk halal semakin meningkat.

Bagikan ke