SUKAMARA, INFOKALTENG – Persoalan krisis air bersih dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi bagian dari aspirasi masyarakat Kelurahan Padang, Kecamatan Sukamara. Persoalan tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Sukamara H. Masduki, S.T. dalam kegiatan audiensi dan berkantor di wilayah tersebut, Selasa (22/9).
Dalam pertemuan itu, warga juga menyampaikan berbagai keluhan terkait pelayanan publik. Dialog dilakukan untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mencari langkah penyelesaian yang dapat dilakukan pemerintah daerah.
Bupati memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mendengar langsung kondisi yang dialami warga. Pemerintah ingin memastikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat tidak hanya menjadi laporan, tetapi juga mendapat perhatian dalam penyusunan langkah penanganan.
Masduki mengatakan, komunikasi langsung diperlukan agar pemerintah memahami kebutuhan masyarakat secara lebih jelas. “Kami ingin mengetahui apa saja yang menjadi kesulitan warga, mulai dari kebutuhan air bersih sampai pelayanan publik. Semua masukan akan kami jadikan bahan untuk menentukan langkah selanjutnya,” katanya (Selasa, 22/09/2026).
Aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan tersebut menjadi catatan bagi pemerintah daerah. Berbagai persoalan akan dipetakan agar penanganannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Kelurahan Padang.
Pemkab Sukamara berupaya memperkuat pelayanan dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui dialog terbuka, pemerintah berharap dapat membangun komunikasi yang lebih baik dan mempercepat pencarian solusi atas persoalan warga. (redaksi)
Bagikan ke
