PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Universitas Palangka Raya (UPR) menargetkan kelengkapan persyaratan sumber daya manusia (SDM) untuk pendirian Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dapat dilaporkan pada 15 November 2026. Pemenuhan tenaga pengajar menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum usulan pembukaan fakultas baru tersebut dapat dilanjutkan.
Rencana pendirian FKG UPR saat ini telah masuk dalam aplikasi SIAGA dan menjalani satu kali evaluasi awal. Dari proses tersebut, terdapat dua aspek yang menjadi perhatian, yakni kesiapan sarana dan prasarana serta ketersediaan SDM.
Dekan Fakultas Kedokteran UPR, Dr. dr. Natalia Sri Martani, mengatakan pihaknya terus melengkapi berbagai persyaratan berdasarkan hasil evaluasi. Pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar menjadi bagian yang harus dipersiapkan agar usulan pendirian fakultas dapat memenuhi ketentuan.
“Persyaratan yang diminta terus kami lengkapi. Untuk SDM, termasuk tenaga pengajar, kami menargetkan pelaporannya pada 15 November melalui aplikasi SIAGA,” ujarnya.
Selain SDM, kesiapan fasilitas fisik juga menjadi perhatian. Pemenuhan sarana dan prasarana dilakukan secara bertahap dengan dukungan pimpinan universitas. Dalam proses persiapan tersebut, Fakultas Kedokteran UPR juga memperoleh pembinaan dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (UNEJ).
Rektor UPR Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., mengatakan pengembangan fakultas baru perlu didukung kesiapan fasilitas, terlebih kegiatan pembelajaran kini mulai berlangsung secara tatap muka. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Fakultas Hukum dan Fakultas Kedokteran UPR, Kamis (29/10/2026).
“Sekarang kita fokuskan tentang sarana prasarana karena pembelajaran mulai tatap muka. Tadi kita juga membahas terkait pembukaan fakultas baru di kedokteran, yaitu Fakultas Kedokteran Gigi,” ujarnya. UPR berharap pemenuhan seluruh persyaratan dapat berjalan sesuai target sehingga proses pengajuan izin pendirian FKG bisa diselesaikan tahun ini.
Bagikan ke
