SUKAMARA, INFOKALTENG – Pemerintah Kabupaten Sukamara menyambut kehadiran Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Jihing dan Desa Petarikan sebagai solusi atas keterbatasan akses masyarakat. Jembatan tersebut diresmikan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dengan didampingi Bupati Sukamara H. Masduki, S.T., pada Kamis (27/8/2026).
Sebelum jembatan dibangun, warga harus menyeberangi sungai menggunakan perahu atau memilih jalur darat memutar yang memerlukan waktu hingga 1,5 jam. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi anak-anak yang berangkat sekolah maupun warga yang menjalankan aktivitas ekonomi.
“Anak-anak sekolah kini tak perlu lagi bersusah payah menembus alur sungai atau kelelahan menempuh rute memutar yang jauh demi menuntut ilmu,” demikian keterangan kegiatan Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kamis (27/8/2026).
Jembatan gantung ini merupakan bagian dari program Karya Bakti TNI melalui Kodam XXII/Tambun Bungai. Pembangunannya ditujukan untuk membantu membuka akses bagi masyarakat yang membutuhkan jalur penghubung antardesa.
Dengan adanya jembatan, waktu perjalanan dapat dipangkas menjadi sekitar sepertiga dari waktu tempuh jalur darat sebelumnya. Akses yang lebih singkat diharapkan membantu kegiatan pendidikan, memperlancar mobilitas warga, dan mempermudah pergerakan barang serta jasa.
Pemkab Sukamara mengapresiasi dukungan TNI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Pemerintah daerah berharap jembatan ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Jihing dan Desa Petarikan. (redaksi)
Bagikan ke
