PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Malam penutupan Kalteng Expo dan Festival Isen Mulang 2026 sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Kalimantan Tengah diwarnai curhatan seorang warga mengenai kondisi jalan rusak menuju Muara Teweh.
Momen tersebut terjadi saat sesi interaktif berlangsung di atas panggung acara yang dihadiri pejabat daerah dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam video yang beredar di media sosial, pria yang disebut berasal dari Muara Teweh itu menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan lintas Palangka Raya–Muara Teweh yang dinilai perlu segera diperbaiki.
Warga tersebut meminta perhatian pemerintah agar perbaikan jalan dapat menjadi prioritas karena jalur tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat.
Penyampaian aspirasi itu sontak menarik perhatian pengunjung yang hadir dalam malam penutupan Festival Isen Mulang yang berlangsung meriah.
Namun perhatian publik justru tertuju pada respons MC laki-laki yang memandu acara saat menanggapi curhatan warga tersebut di atas panggung.
Gaya komunikasi MC dalam video yang beredar memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Sebagian netizen menilai respons tersebut kurang tepat karena berkaitan dengan keluhan masyarakat mengenai infrastruktur jalan.
Sementara sebagian lainnya menganggap tanggapan sang MC hanya bagian dari candaan untuk mencairkan suasana acara hiburan.
Video interaksi tersebut kemudian ramai dibagikan di berbagai platform media sosial dan memicu diskusi publik mengenai kondisi infrastruktur jalan di Kalimantan Tengah.
Hingga kini, jalan lintas Palangka Raya–Muara Teweh masih kerap menjadi perhatian masyarakat karena merupakan salah satu jalur utama penghubung antarwilayah yang digunakan untuk mobilitas warga dan distribusi barang.
Curhatan Warga soal Jalan Rusak Warnai Malam Peringatan HUT Kalteng

