Nyaris Meregang Nyawa, Petugas Damkar Palangka Raya Selamatkan Bayi Kucing Terjepit di Dinding Atap Rumah

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Seekor bayi kucing nyaris meregang nyawa setelah terjepit di celah sempit antara dinding beton dan pelat atap kanopi rumah warga. Beruntung, aksi cepat Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya berhasil menyelamatkan hewan malang tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/4/2026) dan sempat berlangsung selama beberapa jam sebelum akhirnya dilaporkan ke petugas. Posisi kucing yang berada di ketinggian sekitar 3,5 meter membuat upaya penyelamatan tidak mudah dilakukan.

Petugas Damkar Palangka Raya, Sucipto, mengatakan laporan datang dari seorang warga yang mendatangi langsung Pos Rescue di Jalan Diponegoro menggunakan sepeda listrik.

“Pelapor datang sendiri ke pos rescue. Ia sudah berusaha menolong, namun tidak berhasil. Akhirnya meminta bantuan kami untuk mengevakuasi anak kucing tersebut,” ujarnya.

Saat tim tiba di lokasi, kondisi bayi kucing sudah sangat lemah dan hampir tidak bergerak. Namun, masih terlihat sedikit respons pada bagian kaki yang menandakan hewan tersebut masih hidup.

“Ketika kami cek, kondisinya sudah lemah sekali, tapi masih ada gerakan kecil. Itu yang membuat kami langsung melakukan penyelamatan,” jelasnya.

Tim rescue kemudian menggunakan tangga dan alat bantu seperti linggis untuk membuka celah sempit agar kucing dapat dikeluarkan tanpa melukai tubuhnya.

“Tim langsung melakukan upaya penyelamatan menggunakan tangga dan alat bantu seperti linggis untuk membuka celah agar kucing bisa dikeluarkan dengan aman,” tambahnya.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Dengan kerja sama tim, bayi kucing akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat meski masih lemah.

Suasana haru pun tak terhindarkan. Pelapor terlihat meneteskan air mata saat mendengar rintihan kucing yang terjebak, sementara suara induknya terdengar dari atas atap seolah mencari anaknya.

“Walaupun hanya seekor kucing, pelapor merasa kasihan dan tetap berusaha mencari bantuan. Itu yang membuat kami juga tergerak cepat,” tutur Sucipto.

Usai dievakuasi, bayi kucing dimasukkan ke dalam kotak kardus untuk menjaga kehangatan dan diberi minum. Kotak tersebut kemudian diletakkan di teras rumah dengan harapan induknya datang kembali.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap makhluk hidup, sekecil apa pun, tetap penting. Aksi cepat petugas dan empati warga menjadi contoh nyata nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan ke