Diduga Tipu Pembelian Tanah di Palangka Raya, Pasutri Asal Banyuwangi Dikabarkan Kabur

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG — Seorang pasangan suami istri yang diduga terlibat kasus penipuan pembelian tanah di Palangka Raya dikabarkan melarikan diri dari rumah kontrakannya di Jalan Lewu Tatau II. Kasus tersebut ramai diperbincangkan warga setelah unggahan akun Instagram @aniss_sha menyebut banyak warga menjadi korban dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Dalam unggahan tersebut disebutkan pasangan tersebut berasal dari Banyuwangi dan telah tinggal sekitar tiga tahun di kawasan tersebut. Mereka diduga menjadi broker penjualan tanah yang menerima pembayaran dari warga, namun uang pelunasan disebut tidak diserahkan kepada pemilik lahan.

“Suaminya sudah berangkat hari Senin tanggal 18, kalau istrinya hari Selasa tanggal 19,” kata para tetangga seperti dikutip dalam unggahan tersebut.

Warga menyebut pasangan tersebut meninggalkan rumah kontrakan secara diam-diam dan nomor telepon keduanya kini sudah tidak dapat dihubungi. Beberapa korban mengaku telah membayar tanah secara tunai maupun kredit, tetapi hingga kini surat tanah tidak kunjung diberikan.

Menurut keterangan warga, pemilik tanah disebut menolak menyerahkan dokumen lahan karena broker yang bersangkutan belum menyerahkan uang pembayaran maupun cicilan dari para pembeli.

Salah satu korban berinisial A (51) mengaku membeli dua kapling tanah pada Mei 2026. Satu kapling disebut telah lunas dibayar, sementara satu lainnya masih dalam tahap uang muka.

Korban mengaku awalnya dijanjikan surat tanah akan diserahkan enam bulan setelah pelunasan. Namun belakangan ia mendapat informasi dari warga lain bahwa broker tersebut diduga bermasalah.

“Katanya istrinya akan bertanggung jawab mengembalikan uang dan minta tempo dua minggu,” ujar korban seperti dituliskan dalam unggahan itu.

Korban kemudian mendatangi rumah kontrakan pasangan tersebut pada Kamis malam, 21 Mei 2026. Namun rumah dalam kondisi kosong dan tetangga menyebut keduanya telah pergi meninggalkan lokasi.

Warga juga mengaku menemukan sejumlah kejanggalan lain, termasuk alasan yang sebelumnya disampaikan pihak istri terkait suaminya yang disebut keluar kota karena orang tuanya meninggal dunia. Tetangga menyebut informasi tersebut tidak benar.

Dalam unggahan itu disebutkan pasangan yang dicari bernama Roby Sanjaya alias Oby dan Erna Kusuma Dewi alias Dewi. Warga meminta masyarakat waspada dan segera melapor apabila mengetahui keberadaan keduanya.

“Kami berencana melaporkan kedua orang ini ke pihak berwajib setelah mengumpulkan para korban dan bukti-bukti,” tulis akun tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan penipuan tersebut maupun keberadaan pasangan yang disebut-sebut telah meninggalkan Palangka Raya.

Bagikan ke