Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Wali Kota Fairid Naparin: Bayar Digital, Pelayanan Makin Mudah

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik untuk menghadirkan layanan pemerintahan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat.

Fairid mengatakan transformasi digital perlu didukung kolaborasi seluruh perangkat daerah. Pemanfaatan teknologi tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga mempermudah masyarakat dalam memenuhi berbagai kewajiban kepada pemerintah daerah.

“Partisipasi masyarakat juga memiliki peran penting. Aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui berbagai ruang partisipasi, termasuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), perlu menjadi bagian dari proses perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah,” kata Fairid.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi penting agar kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan pemerintah semakin tepat sasaran. Aspirasi warga yang masuk melalui berbagai ruang partisipasi diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata.

Selain digitalisasi pelayanan, Pemerintah Kota Palangka Raya juga memperkuat pengendalian inflasi. Fairid menyebut stabilitas ekonomi daerah membutuhkan sinergi pemerintah, perangkat daerah, dunia usaha, perbankan dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menjaga ketersediaan barang dan jasa, mempertahankan daya beli masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya.

Dalam transformasi sistem pembayaran daerah, Pemko Palangka Raya mendorong optimalisasi berbagai kanal pembayaran digital. Di antaranya melalui QRIS, e-commerce dan UE Reader.

Pemanfaatan kanal tersebut dinilai dapat memberikan pilihan yang lebih praktis bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran. Di sisi pemerintah, sistem digital juga diharapkan memperkuat efektivitas, transparansi dan akuntabilitas penerimaan daerah.

“Optimalisasi kanal pembayaran digital juga diharapkan dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palangka Raya. Semakin mudah dan beragam pilihan kanal pembayaran yang tersedia, semakin besar peluang masyarakat untuk melakukan pembayaran secara tepat waktu dan non-tunai,” jelas Fairid.

Fairid berharap penguatan digitalisasi dapat membentuk ekosistem pemerintahan yang semakin inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sinergi antara pelayanan digital, partisipasi masyarakat dan pengendalian inflasi dinilai menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Palangka Raya.

“Sinergi antara partisipasi masyarakat, pengendalian inflasi, dan transformasi digital diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Kota Palangka Raya,” pungkasnya.

Bagikan ke