PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran meninjau pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diterapkan di tengah kondisi kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam peninjauan tersebut, Agustiar menyapa para siswa yang mengikuti pembelajaran dari rumah. Ia juga menyampaikan sejumlah pesan agar para pelajar tetap serius mengikuti kegiatan belajar meski proses pembelajaran dilakukan secara jarak jauh.
Agustiar meminta para siswa tidak menjadikan kondisi kabut asap sebagai alasan untuk mengurangi semangat belajar. Menurutnya, pendidikan tetap harus menjadi perhatian meski situasi di luar sekolah sedang menghadapi gangguan akibat karhutla.
Ia berpesan agar para siswa mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh, memperhatikan materi yang diberikan guru, serta tetap disiplin selama belajar dari rumah.
Selain soal pendidikan, Agustiar juga mengingatkan para siswa untuk selalu menghormati dan berbakti kepada orang tua. Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga sikap dan penghormatan kepada keluarga.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan jangan lupa berbakti kepada orang tua,” pesan Agustiar kepada para siswa.
Ia berharap pelaksanaan PJJ dapat tetap menjaga keberlangsungan proses pendidikan selama kualitas udara belum memungkinkan kegiatan belajar dilakukan secara normal di sekolah.
Di tengah kondisi kabut asap, pemerintah juga terus melakukan langkah penanganan karhutla serta memperhatikan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat, termasuk sektor pendidikan.
Agustiar meminta para siswa tetap menjaga kesehatan dan mengikuti arahan dari guru maupun orang tua selama mengikuti pembelajaran dari rumah.
Ia juga mengajak para pelajar menjadikan kondisi tersebut sebagai momentum untuk tetap disiplin, menjaga semangat belajar, serta menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat di tengah situasi karhutla.
Bagikan ke
