SAMPIT, INFOKALTENG – Warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, digegerkan dengan aksi seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial S yang nekat memanjat tower pemancar TVRI di Jalan Haji Imran, Sampit. Perempuan tersebut diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas menara.
Korban diketahui merupakan warga Jalan Hasan Mansur, Kecamatan Baamang. Ia memanjat menara transmisi TVRI hingga mencapai ketinggian puluhan meter sebelum aksinya diketahui oleh pegawai transmisi TVRI setelah melaksanakan salat Subuh.
Pegawai tersebut kemudian melaporkan kejadian kepada Ketua RT setempat. Informasi itu selanjutnya menyebar dan membuat sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk membantu menyelamatkan korban.
Saat warga berusaha melakukan pendekatan, korban sempat menunjukkan kemarahan dan meminta warga menjauh. Ia bahkan mengancam akan segera melompat apabila warga mendekat.
Situasi tersebut membuat warga harus mengambil langkah hati-hati. Mereka kemudian berusaha membangun komunikasi dengan korban untuk membujuknya agar mengurungkan niat dan bersedia turun dari tower.
Beberapa warga akhirnya ikut memanjat menara untuk mendekati korban. Cara tersebut dilakukan agar proses komunikasi dapat dilakukan dari jarak yang lebih dekat sekaligus memudahkan proses evakuasi.
Untuk mengantisipasi kemungkinan korban terjatuh, warga memasangkan tali pengaman pada tubuh korban. Langkah tersebut dilakukan sambil terus membujuk korban agar tetap tenang dan bersedia mengikuti arahan.
Proses negosiasi berlangsung cukup menegangkan selama sekitar satu jam. Warga terus berupaya meyakinkan korban hingga akhirnya perempuan tersebut bersedia mengurungkan niatnya dan turun dari atas tower.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Setelah berada di bawah, korban kemudian diserahkan kepada petugas Polsek Ketapang yang tiba di lokasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Dugaan kondisi psikologis korban masih memerlukan penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang dan tenaga profesional. Keberhasilan evakuasi juga tidak lepas dari kesigapan warga yang memilih melakukan pendekatan dan negosiasi untuk mencegah kejadian yang lebih buruk.
Bagikan ke
