Dua Rol Selang Pemadam Milik Relawan Sethajie Dicuri, Aksinya Terekam CCTV

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Peralatan pemadam kebakaran milik Relawan Sethajie kembali menjadi sasaran pencurian. Dua rol selang pemadam yang baru digunakan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan hilang dari posko relawan di Palangka Raya, Sabtu (19/9) malam.

Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar posko. Dalam rekaman terlihat dua orang datang ke lokasi dan mengambil peralatan pemadam yang berada di posko.

Kedua orang tersebut disebut mengenakan jaket hoodie berwarna putih dan hitam saat melakukan aksinya.

Anggota Relawan Sethajie, Deni, mengatakan pencurian peralatan di posko bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sejumlah perlengkapan relawan juga pernah hilang.

“Ini bukan kali pertama. Sebelumnya pernah kotak sumbangan relawan, kemudian mesin pompa pemadaman. Sekarang dua rol selang pemadam yang hilang,” kata Deni, Minggu (20/9).

Deni menjelaskan, dua rol selang tersebut diketahui hilang setelah para relawan kembali dari kegiatan pemadaman karhutla di kawasan Jalan Adonis Samad.

Kegiatan pemadaman berlangsung hingga malam. Karena kondisi anggota sudah lelah, peralatan yang digunakan belum sempat dirapikan dan rencananya baru akan ditata kembali keesokan harinya.

Namun, ketika para relawan hendak merapikan peralatan, dua rol selang tersebut sudah tidak berada di tempatnya.

Hilangnya dua rol selang tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materi bagi relawan. Kondisi itu juga berdampak terhadap kesiapan mereka dalam menangani karhutla.

Dari tiga rol selang yang sebelumnya tersedia, kini relawan Sethajie hanya memiliki satu rol yang masih dapat digunakan.

“Kita hanya punya tiga rol selang. Kalau dua hilang, selain kerugian materi, kami juga tidak bisa maksimal melakukan pemadaman karena tinggal satu rol yang bisa digunakan,” ujar Deni.

Menurutnya, keterbatasan selang dapat memengaruhi kemampuan relawan saat melakukan pemadaman, terutama ketika titik api berada cukup jauh dari sumber air atau posisi kendaraan pemadam.

Panjang jangkauan selang menjadi salah satu faktor penting agar air dari sumber atau kendaraan pemadam dapat mencapai lokasi kebakaran.

Di tengah kondisi karhutla yang masih membutuhkan respons cepat, berkurangnya peralatan tersebut membuat relawan harus bekerja dengan perlengkapan yang lebih terbatas.

Meski mengalami kerugian, pihak Relawan Sethajie belum melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian justru dibagikan kepada masyarakat melalui media sosial. Langkah tersebut dilakukan dengan harapan orang-orang yang terekam dapat dikenali dan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Relawan Sethajie berharap peralatan pemadam yang digunakan untuk kepentingan penanganan karhutla tidak kembali menjadi sasaran pencurian.

Sebab, keterbatasan peralatan bukan hanya menyangkut kerugian materi, tetapi juga dapat berdampak langsung terhadap kemampuan relawan dalam memberikan respons ketika kebakaran kembali terjadi.

Bagikan ke