JAKARTA, INFOKALTENG – Nama Ginka Febriyanti Ginting menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare), anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor ritel energi. Sosok berusia 28 tahun tersebut menarik perhatian publik karena memiliki latar belakang sebagai aktivis organisasi sebelum masuk ke jajaran perusahaan BUMN.
Penunjukan Ginka sebagai komisaris memunculkan berbagai respons, terutama terkait rekam jejaknya di dunia organisasi dan aktivitas publik. Salah satu yang kembali disorot adalah isu tudingan dirinya pernah menjadi koordinator aksi demonstrasi bayaran.
Polemik tersebut merujuk pada keterlibatan Ginka sebagai Koordinator Nasional relawan Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (BISON) Indonesia. Dalam sejumlah pemberitaan, ia disebut pernah mengoordinasikan pengerahan massa untuk sebuah aksi demonstrasi pada 28 Agustus 2025.
Berdasarkan informasi susunan komisaris Pertamina Retail, Ginka tercatat bergabung bersama Komisaris Utama Lia Itok Garbianto dan Komisaris Devi Taurisa. Kehadirannya menjadi salah satu figur muda dalam jajaran pengawas perusahaan di lingkungan BUMN energi.
Ginka diketahui lahir di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada 1 Februari 1998. Ia menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi di Jakarta dan disebut memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Esa Unggul pada 2019.
Pendidikan Ginka kemudian berlanjut hingga meraih gelar Magister Manajemen dari kampus yang sama pada 2023. Sebelum masuk ke lingkungan korporasi, ia lebih dikenal aktif dalam organisasi kepemudaan dan kegiatan kemahasiswaan.
Namanya pernah dikaitkan dengan sejumlah aktivitas organisasi, termasuk Aliansi Mahasiswa Nasional serta BISON Indonesia. Dalam organisasi tersebut, Ginka disebut pernah menjabat sebagai Koordinator Nasional maupun Ketua Nasional.
Aktivitasnya di BISON juga membuat namanya dikaitkan dengan kelompok relawan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024. Organisasi tersebut juga diketahui pernah memberikan dukungan politik kepada pasangan Andra Soni-Dimyati dalam Pilgub Banten 2024.
Meski demikian, belum terdapat informasi resmi yang menunjukkan Ginka sebagai pengurus maupun kader partai politik tertentu. Publik mengenalnya lebih sebagai aktivis organisasi dan relawan.
Masuknya Ginka ke jajaran Komisaris Pertamina Retail dinilai menjadi bagian dari keterlibatan generasi muda dalam tata kelola perusahaan strategis. Namun, posisi tersebut juga membawa tantangan besar terkait kemampuan pengawasan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta kontribusi terhadap perkembangan bisnis perusahaan.
Sorotan terhadap Ginka mencerminkan perhatian publik terhadap proses penunjukan figur muda di perusahaan negara. Selain usia, rekam jejak, kapasitas, dan kemampuan menjalankan tugas menjadi aspek yang akan diuji dalam perjalanan kariernya sebagai komisaris.
Kini, Ginka menghadapi tantangan untuk membuktikan kapasitasnya dalam mengemban amanah sebagai pengawas perusahaan di sektor energi nasional yang memiliki peran penting bagi masyarakat.
Bagikan ke
