Tak Harus Pesan Berkali-kali, Berjam-jam di Seduh Asa Tak Jadi Masalah

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG — Duduk berjam-jam di kedai kopi tak selalu harus diikuti dengan pesanan berkali-kali. Setidaknya, prinsip itu yang coba ditawarkan Seduh Asa kepada para pengunjungnya.

Melalui pesan yang disampaikan di media sosial, Seduh Asa menegaskan bahwa pengunjung tidak perlu merasa sungkan ketika ingin berlama-lama di kedai. Satu gelas minuman tetap dihargai, sementara fasilitas seperti WiFi dan colokan listrik dapat digunakan sesuai kebutuhan.

“Kalau butuh WiFi, silakan pakai. Kalau butuh colokan, silakan digunakan,” demikian pesan Seduh Asa kepada pengunjung.

Pengelola menyebut belakangan cukup sering melihat pengunjung datang, memesan satu gelas minuman, lalu duduk berjam-jam. Mereka bukan hanya menikmati kopi, tetapi juga mengerjakan tugas, bekerja, mengikuti meeting online, atau sekadar mencari suasana yang tenang.

Alih-alih menjadikan durasi kunjungan sebagai persoalan, Seduh Asa memilih melihatnya dari sisi lain. Kedai ingin menjadi ruang yang membuat pengunjung merasa nyaman tanpa tekanan untuk terus melakukan pemesanan.

“Bukan karena ingin menyuruh pulang. Bukan juga untuk meminta tambah pesanan. Kami hanya ingin memastikan semuanya baik-baik saja dan kamu tetap nyaman,” tulis Seduh Asa.

Sikap tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa tidak ada keharusan bagi pelanggan untuk memesan berkali-kali selama berada di kedai. Bagi pengelola, keberadaan pelanggan dan kenyamanan mereka menjadi bagian penting dari suasana yang ingin dibangun.

“Di Seduh Asa, tidak ada aturan harus pesan berkali-kali. Satu gelas pun tetap kami hargai,” tulisnya.

Pesan itu juga menyentuh pengunjung yang mungkin pernah merasa sungkan karena terlalu lama menggunakan tempat duduk, WiFi, atau colokan. Seduh Asa justru mempersilakan fasilitas tersebut dimanfaatkan selama tetap menjaga kenyamanan bersama.

“Yang penting, kita sama-sama menjaga kenyamanan bersama,” lanjut pesan tersebut.

Di tengah kebiasaan kedai kopi yang kerap menjadi tempat bekerja, belajar hingga bertemu teman, pendekatan Seduh Asa menawarkan makna lain tentang sebuah ruang ngopi. Kedai tidak hanya menjadi tempat membeli minuman, tetapi juga ruang untuk berhenti sejenak dari kesibukan.

Seduh Asa pun mengajak pengunjung untuk kembali datang, bahkan membawa teman. “Kalau suatu hari rezekimu sedang lebih, datang lagi. Ajak temanmu. Biar makin ramai, kami makin senang,” tulisnya.

Pesan sederhana tersebut ditutup dengan penegasan bahwa pelanggan tidak perlu merasa sungkan. Bahkan ketika belum bisa banyak memesan, kehadiran mereka tetap dianggap berarti. “Kalau belum pun, tidak apa-apa. Kehadiranmu saja sudah berarti bagi kami.”

Bagikan ke