DEPRINDO Kalteng Dikukuhkan, Siap Kawal Program 3 Juta Rumah di Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Developer Properti Indonesia (DEPRINDO) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2026–2029 resmi dikukuhkan. Kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Yemima Eka Ampung menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti di Kalimantan Tengah.

Pengukuhan dilakukan langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) DEPRINDO Jarot Warjito dalam rangkaian Pelantikan dan Musyawarah Wilayah (Muswil) II DPW DEPRINDO Kalimantan Tengah di M Bahalap Hotel, Palangka Raya, Kamis (23/7). Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo.

Dalam sambutannya, Edy menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik sekaligus mengajak DEPRINDO memperkuat kolaborasi dengan pemerintah untuk mempercepat pembangunan sektor perumahan di Kalimantan Tengah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memandang DEPRINDO sebagai mitra strategis dalam mendukung Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah, guna mengatasi kekurangan hunian dan memberikan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah maupun ASN,” ujar Edy.

Ia menegaskan sektor perumahan memiliki efek berganda terhadap perekonomian daerah. Selain memenuhi kebutuhan hunian masyarakat, pembangunan perumahan juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penggunaan material lokal, hingga menambah kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sektor perumahan dan properti bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga menggerakkan perekonomian daerah. Pembangunan perumahan mendorong tumbuhnya lapangan kerja, meningkatkan penggunaan material lokal, serta memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah,” katanya.

Edy juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dikembangkan DEPRINDO, termasuk konsep penataan kawasan perumahan yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas lingkungan dan ruang terbuka hijau. Ia berharap forum bisnis dan workshop yang digelar mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha properti.

Sementara itu, Ketua DPW DEPRINDO Kalimantan Tengah periode 2026–2029, Yemima Eka Ampung, menegaskan kepengurusan baru membawa amanah besar untuk membantu masyarakat memperoleh rumah yang layak, bukan sekadar menjalankan roda organisasi.

“Amanah yang diletakkan di pundak saya dan seluruh jajaran pengurus DEPRINDO Kalimantan Tengah bukan sekadar jabatan di atas kertas. Di tangan para pengembang terdapat mimpi ribuan masyarakat untuk memiliki rumah yang layak dan bermartabat,” ujarnya.

Yemima menilai industri properti merupakan salah satu lokomotif ekonomi kerakyatan karena setiap pembangunan rumah mampu menggerakkan puluhan sektor usaha, menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan aktivitas ekonomi daerah.

“Industri properti tidak boleh hanya dipandang sebagai tumpukan batu bata dan semen. Industri ini adalah lokomotif ekonomi kerakyatan. Setiap satu rumah yang dibangun akan menggerakkan puluhan sektor usaha lokal, menyerap tenaga kerja, hingga meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Ke depan, DEPRINDO Kalimantan Tengah akan memprioritaskan dua agenda strategis, yakni mendorong penyesuaian regulasi tata ruang agar pembangunan perumahan lebih efisien serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Akademi DEPRINDO bekerja sama dengan perguruan tinggi dan instansi teknis. Selain itu, organisasi juga memperkuat kemitraan dengan sejumlah perbankan, seperti Bank Kalteng, BTN, Mandiri, BNI, dan BRI, guna memperluas akses pembiayaan sektor perumahan. Yemima berharap dukungan kebijakan pemerintah dan iklim investasi yang kondusif dapat mempercepat terwujudnya target pembangunan rumah rakyat di Kalimantan Tengah.

Bagikan ke