Sehari Usai Surat Terbuka, Respons Bupati Katingan Tuai Apresiasi Nila Riwut

KASONGAN – Respons cepat Pemerintah Kabupaten Katingan setelah adanya surat terbuka dari Nila Riwut mendapat apresiasi. Hanya sehari setelah surat tersebut disampaikan melalui media sosial, Nila Riwut menyebut langkah yang dilakukan Bupati Katingan, H. Saiful, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap aspirasi yang disampaikan.

Surat terbuka tersebut sebelumnya ditujukan kepada Bupati Katingan di Kasongan, Kalimantan Tengah, terkait perhatian terhadap sosok Tjilik Riwut, Pahlawan Nasional asal Katingan yang merupakan putra Dayak.

Melalui unggahan di media sosial, Nila Riwut menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Katingan beserta jajaran atas respons yang diberikan. Ia mengaku terkejut karena tanggapan pemerintah daerah datang dengan cepat.

Sesungguhnya saya tidak menyangka untuk respon kilat yang telah Bapak berikan. Hanya sehari setelah ‘Surat Terbuka’ saya share di medsos, respon tanpa kata langsung saya terima dan surprised,” tulis Nila Riwut.

Menurut Nila, kepedulian yang ditunjukkan pemerintah daerah menjadi bukti bahwa perhatian terhadap nilai sejarah dan sosok Tjilik Riwut masih terus dijaga.

Luar biasa, tanpa kata, bukti terlihat nyata,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Bupati Katingan, H. Saiful, atas perhatian yang diberikan. Nila berharap Kabupaten Katingan terus berkembang dan masyarakat semakin merasakan manfaat pembangunan.

Terima kasih Bapak H. Saiful untuk kepedulian yang diberikan. Semoga Kabupaten Katingan semakin maju, pesat berkembang dan masyarakat semakin sejahtera,” katanya.

Respons pemerintah daerah tersebut terlihat melalui pelaksanaan Gerakan Katingan BERIMAN (Bersih, Indah dan Nyaman) Tahun 2026. Pemkab Katingan menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terlibat dalam kegiatan kebersihan lingkungan.

Dalam surat bernomor 000.1.8.6/212/BU/2026 tertanggal 10 Juni 2026, Pemkab Katingan mengarahkan pelaksanaan kegiatan Jumat Beriman pada Jumat, 12 Juni 2026 di kawasan Bundaran Kantor Bupati Katingan.

Kegiatan tersebut diisi dengan aksi bersih-bersih dan pungut sampah. Seluruh OPD diminta membawa peralatan kerja masing-masing, mulai dari parang, pisau, serok, arit, gergaji hingga mesin pemotong rumput.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kepedulian terhadap daerah dan nilai-nilai yang melekat dengan Kabupaten Katingan, termasuk sejarah perjuangan Tjilik Riwut.

Dengan adanya respons tersebut, Nila Riwut menilai perhatian pemerintah daerah menjadi langkah positif dalam menjaga semangat dan penghargaan terhadap tokoh daerah yang telah memberikan kontribusi besar bagi Kalimantan Tengah.

Bagikan ke