Manajemen FEB UPR Cetak Lulusan Siap Kerja Melalui Program Magang Berdampak

PALANGKA RAYA, – Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya (FEB UPR) terus memperkuat kualitas lulusan melalui Program Magang Mandiri Berdampak 2026 dengan menggandeng 25 mitra strategis di Kalimantan Tengah. Program tersebut dirancang untuk menjembatani dunia akademik dengan dunia kerja sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman profesional sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Ketua Jurusan Manajemen FEB UPR, Dr. Vivy Kristinae, S.E., M.Si., mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, dan kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

“Magang Mandiri Berdampak menjadi jembatan antara kampus, mahasiswa, dan dunia kerja. Dengan 25 mitra strategis ini, kami ingin menghasilkan lulusan Manajemen FEB UPR yang siap kerja sekaligus mampu memberikan dampak langsung bagi pembangunan Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa Manajemen FEB UPR akan menjalani magang di berbagai institusi, di antaranya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Tengah, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Kalteng, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah, serta Pemerintah Kota Palangka Raya. Mahasiswa juga akan terlibat dalam berbagai proyek seperti pendampingan UMKM, digitalisasi BUMDes, penguatan tata kelola keuangan, hingga peningkatan pelayanan publik.

Menurut Vivy, pengalaman lapangan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter, integritas, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta keterampilan menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat dan dunia usaha.

“Target kami bukan sekadar meluluskan sarjana, tetapi mencetak lulusan Manajemen FEB UPR yang memiliki pengalaman nyata, berdaya saing tinggi, dan siap memenuhi kebutuhan dunia kerja serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Bagikan ke