PKM Internasional UPR–UMS Dorong UMKM Perbatasan Naik Kelas Lewat Digitalisasi

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya (UPR) bersama Universitas Malaysia Sabah (UMS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan Indonesia–Malaysia.

Kegiatan yang digelar pada 1 Juni 2023 tersebut mengangkat tema “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan Indonesia-Malaysia Melalui Pemasaran Digital dan Laporan Keuangan Sederhana bagi Pelaku Bisnis UMKM”.

PKM ini merupakan implementasi dari kerja sama antara UPR dan UMS dalam upaya menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan tiga dosen Prodi Manajemen, yakni Danes Jaya Negara, Meitiana, dan Vivy Kristinae, serta empat mahasiswa yang turut berkontribusi langsung di lapangan.

Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan akses ekonomi dan peluang usaha.

Melalui pelatihan pemasaran digital, pelaku UMKM dibekali kemampuan untuk memanfaatkan teknologi dalam memperluas jangkauan pasar. Strategi ini dinilai mampu meningkatkan visibilitas produk serta mendorong peningkatan penjualan.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai penyusunan laporan keuangan sederhana. Kemampuan ini penting agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan secara lebih terstruktur dan mengambil keputusan bisnis yang tepat.

“Pemasaran digital dan pencatatan keuangan menjadi kunci bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing di era modern,” ungkap salah satu tim pelaksana kegiatan.

Kolaborasi internasional ini tidak hanya memperkuat hubungan antarperguruan tinggi, tetapi juga menghadirkan solusi yang lebih komprehensif dalam mengatasi tantangan ekonomi di wilayah perbatasan.

Di sisi lain, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pemberdayaan masyarakat serta memahami kondisi riil di lapangan.

Dengan pendekatan berbasis edukasi dan praktik, PKM ini diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan bagi pelaku UMKM serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat perbatasan Indonesia–Malaysia.

Bagikan ke