PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Berawal dari mengasah kemampuan bernyanyi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Christabelle Wulanya Rhama kini menorehkan prestasi di panggung internasional. Siswi kelas XII SMA Negeri 6 Yogyakarta itu berhasil meraih Gold Award Senior Vocal Category pada ajang All Asian Stars International Festival China Grand Final 2026 di China.
Gadis yang akrab disapa Belle tersebut berhasil membawa pulang penghargaan setelah menunjukkan kemampuan vokalnya dalam kompetisi musik internasional. Capaian ini melengkapi prestasinya pada babak penyisihan di Jakarta, saat ia meraih Gold Award sekaligus masuk Top 10 Performance Solo Vocal.
Perjalanan Belle di dunia tarik suara memiliki ikatan dengan Palangka Raya. Sebelum melanjutkan pendidikan di Yogyakarta, ia mengembangkan kemampuan bernyanyi melalui Paduan Suara dan Vocal Solo Anak Pesparawi Kota Palangka Raya.
Bagi Belle, bernyanyi bukan sekadar tampil di atas panggung atau mengikuti perlombaan. Musik menjadi ruang untuk mengekspresikan diri sekaligus memberikan hiburan di tengah kesibukannya menjalani pendidikan.
“Saya senang bernyanyi karena menjadi salah satu cara bagi saya untuk mengekspresikan diri sekaligus menjadi penghiburan di tengah padatnya kegiatan sekolah,” tutur Belle.
Ia mengaku mengikuti kompetisi menyanyi juga menjadi bagian dari proses untuk terus berkembang. Melalui berbagai perlombaan, ia mendapatkan kesempatan mengasah bakat, melatih kepercayaan diri, dan menambah pengalaman tampil di hadapan publik.
“Saya senang mengikuti lomba menyanyi karena dapat mengembangkan bakat, melatih kepercayaan diri, serta memperoleh pengalaman baru yang mendorong saya untuk terus berkembang,” tambahnya.
Menariknya, cita-cita Belle tidak hanya berkaitan dengan dunia musik. Ia ingin menjadi dokter sekaligus penyanyi profesional. Sosok dr. Tompi, musisi Indonesia yang juga berprofesi sebagai dokter, menjadi inspirasinya dalam membayangkan masa depan di bidang akademis dan seni.
Di tengah kesibukan bermusik, Belle juga menunjukkan pencapaian di bidang akademis. Pada 2024, ia meraih Medali Emas Tingkat Nasional Bahasa Inggris dalam KSSN 2.0. Pada tahun yang sama, ia memperoleh Medali Perak Geografi, Juara 2 Biologi, serta Medali Perak Bahasa Inggris dalam ajang Olimpiade Sains Nusantara 3.0.
Belle merupakan putri pasangan Prof. Bhayu Rhama, S.T., MBA., dan Meta Margaritha Sopaheluwakan, S.H., M.Kn. Ia menempuh pendidikan sekolah dasar di Sacred Hearts Preston, Inggris, kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di Bina Cita Utama, Palangka Raya, sebelum bersekolah di SMA Negeri 6 Yogyakarta.
Prestasi Belle mendapat apresiasi dari Branch Manager Purwa Caraka Music Studio Yogyakarta, Novita Pratika Ismayanti, yang akrab disapa Novi. Ia menilai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia memiliki kesempatan untuk berkarya dan berprestasi di tingkat internasional melalui proses belajar dan latihan yang berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi prestasi internasional yang diraih Belle. Ini membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu memberi karya dan prestasi terbaiknya di kancah dunia. Selamat buat para pemenang, semoga ini menjadi satu pijakan ke depan dalam menggapai cita-citanya. Tetaplah berproses,” ujar Novi.
Bagi Belle, penghargaan di China menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk mengembangkan kemampuan di bidang musik. Dengan terus berlatih dan menjaga keseimbangan antara pendidikan dan seni, ia berupaya membuka jalan untuk mewujudkan cita-citanya. Perjalanannya dari Palangka Raya hingga panggung internasional juga memperlihatkan bagaimana pembinaan bakat sejak dini dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk melangkah lebih jauh.
Bagikan ke
