Hadapi Kabut Asap Karhutla, Bus Oksigen Gratis Keliling Palangka Raya Beroperasi Enam Hari

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mengoperasikan Bus Oksigen Keliling gratis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan oksigen di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Layanan ini beroperasi setiap Senin hingga Sabtu, pukul 08.00–16.00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan layanan tersebut merupakan salah satu program Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ini bus oksigen keliling salah satu program Bapak Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin. Program Bapak Wali Kota dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi Prokalteng.co, Sabtu (17/10/2026).

Riduan berharap keberadaan bus tersebut dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan bantuan oksigen selama penanganan karhutla, terutama ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

“Kita berharap mobil ini bisa melayani lebih banyak masyarakat yang memerlukan pelayanan oksigen selama karhutla,” tuturnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Nurul Komariah, menjelaskan, saat ini Bus Oksigen Keliling 1 melayani kawasan Jalan RTA Milono menuju Kereng Bangkirai, Kalampangan, dan sekitarnya.

Sementara itu, Bus Oksigen Keliling 2 masih dalam tahap persiapan. Bus tersebut direncanakan melayani kawasan Bundaran Besar menuju Jalan Tjilik Riwut dan wilayah sekitarnya.

Menurut Nurul, lokasi persinggahan kedua bus dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, pelayanan diharapkan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan bantuan oksigen.

“Untuk lokasi singgah, menyesuaikan dengan titik-titik yang memerlukan pelayanan,” jelasnya.

Pada Sabtu (17/10/2026), Bus Oksigen Keliling 1 disiagakan di pangkalan ojek online (ojol) Jalan C. Bangas, Palangka Raya. Pelayanan oksigen gratis tersebut ditujukan bagi pengemudi ojol maupun masyarakat yang membutuhkan.

Layanan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Palangka Raya untuk mendekatkan akses bantuan kesehatan kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap. Warga dapat memanfaatkan layanan tersebut sesuai jadwal operasional dan lokasi persinggahan bus.

Bagikan ke