PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Sales Area Kalimantan Tengah dan Aviation Fuel Terminal (AFT) Tjilik Riwut menyalurkan 14.000 masker dan 2.800 vitamin untuk membantu melindungi masyarakat, relawan, dan petugas dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya.
Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap selama dua hari, 27–28 Agustus 2026, dengan total 1.400 paket bantuan. Penyaluran menyasar tujuh lokasi yang berada di sekitar titik api, posko penanganan karhutla hingga sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus dukungan bagi relawan dan petugas yang bekerja di lapangan.
“Masyarakat, relawan, dan petugas yang berada di sekitar titik api menghadapi risiko paparan kabut asap yang lebih tinggi. Melalui penyaluran masker dan vitamin ini, kami berharap dapat membantu melindungi kesehatan mereka sekaligus mendukung upaya penanganan karhutla di Kota Palangka Raya,” ujar Edi.
Bantuan diberikan kepada masyarakat dan relawan di sekitar Jalan Karanggan, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, serta Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya. Dua kawasan tersebut menjadi bagian dari wilayah yang terdampak kabut asap akibat aktivitas karhutla.
Selain masyarakat, bantuan juga disalurkan ke sejumlah posko penanganan karhutla. Di antaranya Posko BPBD di Kantor Kecamatan Jekan Raya, Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, serta Posko BPBD Kota Palangka Raya.
Penyaluran juga dilakukan melalui SPBU 64.731.12 kawasan Pal 12 dan SPBU 64.731.13 di Jalan Soekarno, sehingga masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut turut dapat memperoleh bantuan perlindungan kesehatan.
Menurut Edi, distribusi bantuan dilakukan dengan berkoordinasi bersama BPBD dan pihak terkait. Koordinasi tersebut dilakukan agar bantuan dapat diarahkan ke lokasi yang membutuhkan dan diterima oleh kelompok yang menghadapi paparan asap secara langsung.
“Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi kepada BPBD, Dinas Kehutanan, relawan, dan seluruh pihak yang terus bekerja menangani karhutla. Kami akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan serta memantau kondisi di lapangan untuk mendukung kebutuhan penanganan dampak karhutla,” tambahnya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara menurun, menggunakan masker, mencukupi kebutuhan cairan serta menjaga kondisi kesehatan. Masyarakat juga diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Perusahaan mengingatkan warga agar segera melaporkan apabila menemukan titik api. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat penanganan dan mencegah kebakaran meluas.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, BPBD, relawan dan pemangku kepentingan dalam menangani dampak karhutla sekaligus membantu melindungi kesehatan masyarakat di Kalimantan Tengah.
Bagikan ke
