Dari Sekolah Pelosok hingga Juara, SMAN 2 Katingan Kuala Ukir Sejarah Nasional

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Jarak dari pusat kota tidak menghalangi SMAN 2 Katingan Kuala, Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Berada di wilayah paling selatan Kabupaten Katingan, sekolah tersebut justru berhasil mengukir prestasi dengan menjadi juara nasional.

Prestasi itu diraih siswa-siswi SMAN 2 Katingan Kuala dalam Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026. Mereka keluar sebagai juara setelah meraih nilai tertinggi pada babak final yang berlangsung di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

SMAN 2 Katingan Kuala mengumpulkan 140 poin dari tiga sesi perlombaan. Raihan tersebut mengantarkan mereka mengungguli tiga sekolah lain yang berhasil lolos ke babak final.

Keberhasilan itu menjadi catatan penting bagi sekolah yang berada jauh dari pusat pemerintahan dan perkotaan. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan geografis bukan batas bagi siswa untuk mendapatkan kesempatan dan bersaing di tingkat nasional.

SMAN 2 Katingan Kuala berada di Jalan Pembangunan Nomor 250 B, Desa Kampung Baru, Kecamatan Katingan Kuala. Sekolah ini menjadi salah satu pusat pendidikan menengah bagi masyarakat di kawasan selatan Kabupaten Katingan.

Bagi masyarakat setempat, keberadaan sekolah memiliki arti strategis. Sekolah memberikan akses pendidikan menengah yang lebih dekat bagi anak-anak di wilayah tersebut, terutama bagi lulusan SMP dan sederajat yang sebelumnya harus menghadapi tantangan jarak jika ingin melanjutkan pendidikan ke luar wilayah.

Sekolah tersebut awalnya berdiri pada 2004 dengan nama SMA PGRI Katingan 2. Kehadirannya menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan menengah yang lebih dekat dan terjangkau.

Pada 2008, SMA PGRI Katingan 2 resmi berubah status menjadi sekolah negeri dengan nama SMAN 2 Katingan Kuala. Perubahan tersebut menjadi bagian dari perjalanan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun tenaga pendidik dan layanan pembelajaran.

Dalam perkembangannya, sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik. Pendidikan karakter juga menjadi bagian penting dalam membentuk peserta didik agar mampu menghadapi perubahan dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Semangat tersebut tercermin dalam visi sekolah, “Bakena Serasi Bajenta”. Kreativitas dan inovasi siswa terus didorong melalui berbagai program pendidikan.

Selain itu, siswa dibimbing untuk memiliki empati dan kepedulian sosial serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air. Nilai kejujuran dan religiusitas juga ditanamkan melalui pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan keterlibatan dalam kegiatan masyarakat.

Lingkungan sekolah turut menjadi perhatian. SMAN 2 Katingan Kuala berupaya membangun suasana belajar yang aman, sehat, hijau, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.

Salah satunya melalui kegiatan Jumat Bersih. Program tersebut menjadi sarana untuk membangun kesadaran siswa dan warga sekolah terhadap kebersihan serta pentingnya menjaga lingkungan.

Sekolah juga berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari bullying, perundungan, dan kekerasan. Layanan konseling disiapkan untuk membantu siswa menghadapi berbagai persoalan selama proses pendidikan.

Konsep sekolah sebagai rumah kedua menjadi bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan nyaman. Dengan lingkungan yang mendukung, siswa diharapkan dapat berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga karakter dan kemampuan sosial.

Prestasi di Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 menjadi salah satu bukti dari proses tersebut. Dari sekolah yang berada di ujung selatan Katingan, para siswa mampu melangkah hingga ke panggung nasional.

Raihan 140 poin dalam tiga sesi final bukan hanya membawa nama SMAN 2 Katingan Kuala menjadi juara. Prestasi tersebut juga mengangkat nama Kabupaten Katingan dan menunjukkan potensi pelajar dari wilayah selatan Kalteng.

Kemenangan itu menjadi pesan bahwa prestasi tidak selalu lahir dari sekolah yang berada di pusat kota. Dengan pembinaan, kesempatan, lingkungan pendidikan yang mendukung, dan semangat belajar, siswa dari daerah pun mampu bersaing di tingkat nasional.

SMAN 2 Katingan Kuala kini tidak lagi sekadar dikenal sebagai sekolah yang berada jauh di pusat pemerintahan. Dari ujung selatan Katingan, sekolah tersebut telah membuktikan diri sebagai salah satu tempat lahirnya siswa berprestasi yang mampu mengukir sejarah di panggung nasional.

Bagikan ke