Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Pertamina Apresiasi Dua Siswa Pelawan Karhutla

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG — Kepedulian terhadap kesehatan warga sekolah di tengah kabut asap turut diiringi apresiasi bagi dua siswa SD Islam Nahdlatul Ulama (NU) Palangka Raya yang menunjukkan kepedulian terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memberikan apresiasi kepada Ahmad Gazali atau Jali dan M. Azka yang turut membantu memadamkan api di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

Apresiasi tersebut diberikan saat Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan kesehatan kepada siswa dan guru SD Islam NU Palangka Raya, Kamis (27/8). Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga sekolah yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan tindakan kedua siswa tersebut menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan yang patut diapresiasi. Menurutnya, semangat tersebut dapat menjadi contoh bagi generasi muda.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Jali dan Azka. Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, keduanya telah menunjukkan tindakan nyata untuk menjaga lingkungan,” ujar Edi.

Ia berharap kepedulian Jali dan Azka dapat mendorong siswa lainnya untuk ikut menjaga lingkungan dan berperan dalam pencegahan karhutla. Namun, Edi mengingatkan anak-anak tidak boleh mengambil risiko ketika menghadapi kebakaran dan harus tetap berada dalam pendampingan orang dewasa.

“Kami berharap semangat ini dapat menginspirasi teman-temannya untuk ikut berperan dalam pencegahan karhutla, tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan dan berada dalam pendampingan orang dewasa,” katanya.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan berupa 2.180 masker anak, 3.000 masker dewasa, 600 vitamin dan 400 kotak susu UHT. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu menjaga kesehatan siswa dan guru selama kondisi kabut asap.

Edi mengatakan paparan kabut asap dapat memberikan dampak terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak. Karena itu, perlindungan kesehatan menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut.

“Paparan kabut asap dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak. Karena itu, kami menyalurkan masker, vitamin, dan susu UHT untuk membantu menjaga kondisi kesehatan siswa dan tenaga pendidik selama menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Kepala SD Islam NU Palangka Raya, Ayudya Tafika, mengapresiasi perhatian yang diberikan Pertamina Patra Niaga. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi siswa dan guru yang menghadapi kondisi udara terdampak kabut asap.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga yang telah mengunjungi sekolah kami serta memberikan perhatian kepada siswa kami yang beberapa hari terakhir mendapat respons positif dari masyarakat karena kepeduliannya terhadap lingkungan,” ujar Ayudya.

Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat berperan dalam mencegah karhutla dengan tidak membuka atau membersihkan lahan melalui pembakaran. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api serta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan untuk berkolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menghadapi dampak karhutla, sekaligus menjaga kesehatan warga dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Bagikan ke