PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Untung Sutrisno menilai peran tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama hingga ketua RT dan RW sangat penting dalam mendukung langkah pencegahan karhutla di wilayah setempat.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mencegah kebakaran lahan sehingga diperlukan partisipasi aktif masyarakat melalui edukasi dan pengawasan di lingkungan masing-masing.
“Peran tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama hingga RT dan RW sangat penting untuk mengedukasi warga terkait larangan membakar lahan,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Untung menjelaskan masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan wilayah rawan kebakaran sehingga memiliki posisi strategis dalam mendeteksi dan mencegah potensi kebakaran sejak dini.
Ia menambahkan musim kemarau tahun 2026 yang diprediksi berlangsung lebih panjang harus menjadi perhatian bersama agar risiko karhutla dapat ditekan semaksimal mungkin.
Karena itu, Pemko Palangka Raya mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran.
Bagikan ke
