SUKAMARA, INFOKALTENG – Setelah dinantikan selama dua dekade, akses penghubung melalui Jembatan Jelai memasuki tahap kesiapan operasional. Pemerintah Kabupaten Sukamara bersama Pemerintah Kabupaten Ketapang meninjau langsung kesiapan jalan penghubung tersebut, Kamis (24/9).
Peninjauan dilakukan jajaran pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya memastikan akses perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat dapat dimanfaatkan masyarakat. Rampungnya proyek tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah.
Jembatan Jelai diharapkan memperlancar mobilitas warga yang selama ini membutuhkan akses penghubung antardaerah. Selain itu, keberadaan jalur tersebut juga berpotensi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kedua wilayah.
Bupati Sukamara H. Masduki, S.T. mengatakan, penyelesaian akses penghubung tersebut menjadi bagian penting dari pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan. “Kami berharap Jembatan Jelai dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan mobilitas serta membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi antarwilayah,” ujarnya (Kamis, 24/09/2026).
Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sukamara dan Pemerintah Kabupaten Ketapang menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan kawasan perbatasan. Kesiapan operasional akses tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang telah lama menantikan penghubung tersebut.
Pemkab Sukamara berharap keberadaan Jembatan Jelai memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Akses yang semakin baik diharapkan mendorong kelancaran mobilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan. (redaksi)
Bagikan ke
