Lewat Batas Janji, PLN Kembali Jadwalkan Pemadaman

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Pemadaman listrik di Palangka Raya belum sepenuhnya berakhir meski sebelumnya PLN menyampaikan penyaluran pasokan listrik secara terbatas diberlakukan selama tujuh hari. Pada Sabtu (15/8/2026), PLN kembali menjadwalkan pemadaman listrik bagi sebagian pelanggan di wilayah kerja ULP Palangka Raya Timur.

Berdasarkan pemberitahuan PLN, pemadaman dijadwalkan berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, 12.00 hingga 15.00 WIB, 18.21 hingga 21.00 WIB, dan 21.00 hingga 24.00 WIB. Penghentian pasokan dilakukan secara terbatas terhadap wilayah yang terdampak.

Pemadaman tersebut terjadi setelah sistem kelistrikan Kalselteng masih mengalami keterbatasan pasokan akibat gangguan pembangkit utama. Kondisi ini membuat PLN masih harus melakukan pengaturan penyaluran listrik kepada pelanggan.

Sebelumnya, PLN menyampaikan pemadaman terbatas akibat gangguan sistem akan berlangsung selama tujuh hari. Batas waktu tersebut mengarah hingga 14 Agustus 2026, namun sehari setelahnya pemadaman kembali dijadwalkan.

Diketahui gangguan utama terjadi pada 6 Agustus 2026, ketika PLTU Tanjung Power Indonesia (TPI) Unit 1 mengalami kebocoran pada bagian boiler. Senior Manager Komunikasi, Keuangan, dan Umum PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar, mengatakan gangguan tersebut berdampak langsung terhadap kemampuan pasok sistem kelistrikan.

“Gangguan tersebut menyebabkan kemampuan pasok sistem kelistrikan Kalselteng kembali menurun sehingga status sistem masih berada dalam kondisi siaga,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (7/8/2026).

Kondisi sistem yang masih siaga membuat pasokan listrik belum dapat sepenuhnya dikembalikan seperti kondisi normal. PLN pun melakukan penyaluran secara terbatas untuk menjaga keseimbangan sistem kelistrikan.

Pemberitahuan pemadaman pada 15 Agustus ini secara langsung menunjukkan bahwa pengaturan pasokan masih berlangsung setelah batas waktu tujuh hari yang sebelumnya disampaikan.

Bagi pelanggan di wilayah ULP Palangka Raya Timur, pemadaman tersebut diperkirakan berlangsung selama tiga jam sesuai jadwal PLN. Masyarakat diimbau mempersiapkan aktivitas yang membutuhkan listrik selama periode penghentian pasokan.

Gangguan pada PLTU TPI Unit 1 menjadi salah satu faktor yang menekan kemampuan pasok sistem Kalselteng. Selama kondisi sistem belum sepenuhnya pulih, pemadaman terbatas masih menjadi bagian dari pengaturan pasokan listrik kepada sebagian pelanggan.

Bagikan ke