KUALA KURUN, INFOKALTENG – Kasus kekerasan seksual memilukan kembali mengguncang wilayah Kalimantan Tengah. Seorang pria berinisial AS tega memerkosa anak tirinya yang baru berusia 12 tahun hingga hamil dan melahirkan.
Saat ini, bocah perempuan malang tersebut bersama bayinya harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas. Kondisi ini terungkap setelah Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong, bersama istrinya menjenguk korban pada Kamis (18/6/2026).
Bupati Jaya mengungkapkan, berdasarkan penuturan pihak keluarga, aksi bejat pelaku sebenarnya sudah berlangsung lama di area perkebunan sawit di wilayah Kabupaten Kapuas, tempat ibu korban bekerja. Korban terpaksa bungkam selama ini karena terus-menerus diancam akan dibunuh oleh pelaku jika berani melapor.
Mirisnya lagi, usai melancarkan aksi biadabnya, pelaku AS kini melarikan diri. Ironisnya, dalam pelariannya pelaku diduga turut membawa kabur kakak kandung korban yang juga masih di bawah umur.
“Saat ini AS kabur bersama kakak dari bocah 12 tahun tersebut. Sama-sama perempuan, usianya masih 15 tahun,” ungkap Jaya S. Monong dalam unggahan videonya.
Jaya mengutuk keras perbuatan pelaku dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat menangani kasus ini. Ia juga meminta bantuan masyarakat dan mendesak pelaku untuk segera menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Kepolisian sudah menangani kasus ini. Sekali lagi, tindakan Anda sangat keterlaluan. Saya minta pelaku kooperatif dan segera menyerahkan diri ke polisi,” tegas Bupati Gunung Mas.
Hingga berita ini diturunkan, bayi dari korban dikabarkan dalam kondisi kritis namun sudah mendapatkan penanganan medis yang maksimal dari tim dokter RSUD Kuala Kurun. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku AS yang kini berstatus buron.
Bagikan ke
