DPRD Dorong Jalur Alternatif untuk Antisipasi Gangguan Trans Kalimantan

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG.CO – DPRD Kalimantan Tengah mendorong pemerintah menyiapkan ruas jalan alternatif untuk mengantisipasi gangguan pada jalur Trans Kalimantan. Langkah tersebut dinilai penting agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak lumpuh ketika terjadi kerusakan pada jalur utama.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, mengatakan Trans Kalimantan merupakan jalur utama yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat dan distribusi hasil sumber daya alam. Karena itu, keberadaan jalur alternatif dinilai perlu dipersiapkan.

“Trans Kalimantan merupakan jalur utama. Ke depan perlu dipersiapkan ruas jalan baru sehingga ketika terjadi gangguan, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan,” ujar Abdul Hafid, Sabtu (12/7/2026).

Menurutnya, kapasitas jalan dan jembatan di Kalteng sudah tidak sebanding dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi, terutama distribusi hasil sumber daya alam. Kondisi tersebut membutuhkan peningkatan kelas jalan agar mampu mendukung kebutuhan mobilitas yang terus berkembang.

Abdul Hafid juga meminta BPJN Kalteng melakukan pemeriksaan dan inventarisasi terhadap jembatan maupun box culvert yang rentan. Langkah tersebut diperlukan setelah ambruknya box culvert di kilometer 11 ruas Jalan Trans Kalimantan jalur Kasongan-Kereng Pangi, Kabupaten Katingan.

Ia berharap pembangunan infrastruktur dilakukan dengan perencanaan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Menurutnya, jalan dan jembatan merupakan akses utama bagi aktivitas masyarakat sekaligus distribusi hasil sumber daya alam di Kalimantan Tengah.

Bagikan ke