PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Kasus dugaan penipuan kos-kosan kembali mencuat di Kota Palangka Raya setelah seorang gadis muda membagikan pengalamannya melalui akun TikTok pribadinya. Ia mengungkap modus penipuan berkedok sistem uang muka (DP) untuk reservasi kamar kos.
Dalam video yang diunggah, korban menceritakan peristiwa tersebut terjadi saat dirinya pertama kali datang ke Palangka Raya untuk menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi.
Ia mengaku menemukan informasi kos-kosan dengan harga Rp500 ribu per kamar. Untuk memesan kamar, ia diminta membayar uang DP sebesar setengah dari harga tersebut.
“Diminta DP setengah, katanya untuk booking kamar,” ujarnya dalam video.
Namun setelah uang dikirim, nomor yang mengaku sebagai admin kos tersebut langsung memblokirnya. Korban pun tidak dapat lagi menghubungi pihak tersebut.
Sebelum menghilang, pelaku sempat mengirimkan lokasi (share location) yang disebut sebagai alamat kos. Namun setelah ditelusuri, lokasi tersebut tidak sesuai dan hanya berupa lahan kosong tanpa bangunan.
Korban juga mengungkap adanya akun palsu di platform TikTok yang mempromosikan kos-kosan dengan pola serupa. Ia menduga akun tersebut digunakan untuk menjaring korban dengan iming-iming harga terjangkau dan sistem reservasi.
Unggahan tersebut pun mendapat perhatian luas dari warganet. Banyak yang mengaku pernah mengalami kejadian serupa dan mengingatkan pentingnya berhati-hati saat mencari kos secara daring.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kasus tersebut. Namun masyarakat, khususnya mahasiswa dan pendatang baru, diimbau untuk melakukan verifikasi lokasi dan identitas pengelola sebelum melakukan transaksi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa penipuan berkedok sewa kos masih marak terjadi di media sosial, sehingga kewaspadaan menjadi hal utama agar tidak menjadi korban.
Bagikan ke
