PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Semangat petualangan klasik Camel Trophy kembali dihidupkan melalui gelaran Kalimantan Tribute Camel Trophy 2026, sebuah ekspedisi off-road yang akan berlangsung pada 18 April hingga 10 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap Camel Trophy Kalimantan 1996 yang dikenal sebagai salah satu ekspedisi paling ekstrem dalam sejarah otomotif dunia.
Ekspedisi ini akan menelusuri kembali rute legendaris dari Balikpapan menuju Pontianak, melintasi jantung Pulau Borneo dengan karakter medan yang berat dan menantang. Lebih dari sekadar perjalanan, kegiatan ini mengusung nilai-nilai petualangan sejati seperti ketangguhan, kerja sama tim, dan eksplorasi alam secara bertanggung jawab.
Rute yang ditempuh mencakup sejumlah titik penting, mulai dari Balikpapan, Muara Teweh, Kuala Kurun, Tumbang Anoi, Kujan, Bukit Batudaya, hingga Pantai Gosong sebelum mencapai garis akhir di Pontianak, Kalimantan Barat. Jalur tersebut akan membawa peserta melintasi hutan hujan tropis, sungai besar, jalur berlumpur, serta wilayah pedalaman yang minim akses.
Mengusung tema “Retracking the Legendary Camel Trophy 1996 Route from Balikpapan to Pontianak Across the Heart of Borneo”, ekspedisi ini tidak berfokus pada kecepatan, melainkan pada ketahanan kendaraan, kemampuan navigasi, serta manajemen logistik dan kekompakan tim.
Selain tantangan alam, kegiatan ini juga membawa misi edukasi dan pelestarian lingkungan. Peserta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam Borneo serta menghormati budaya masyarakat lokal yang ditemui sepanjang perjalanan.
Nuansa klasik Camel Trophy era 1980–1990-an turut dihadirkan dalam ekspedisi ini, mulai dari kendaraan, perlengkapan, hingga konsep perjalanan. Kendaraan yang digunakan akan merepresentasikan karakter khas Camel Trophy dengan spesifikasi off-road yang tangguh.
Dengan durasi hampir satu bulan dan rute yang sarat tantangan, Kalimantan Tribute Camel Trophy 2026 diprediksi menjadi salah satu ekspedisi off-road paling bergengsi di Indonesia tahun ini, sekaligus menjadi momentum menghidupkan kembali semangat eksplorasi dan persaudaraan lintas alam.
Bagikan ke
