SUKAMARA, INFOKALTENG – Pemerintah Kabupaten Sukamara resmi mengoperasikan trayek DAMRI Sukamara–Kuala Jelai pulang pergi (PP) sebagai upaya memperluas akses transportasi publik, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Sukamara, Masduki, mengatakan pembukaan trayek baru ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Menurutnya, akses transportasi yang semakin baik akan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat.
“Kami berharap layanan ini benar-benar membantu masyarakat, karena biayanya terjangkau serta memberikan kemudahan dan keamanan dalam bertransportasi,” ujar Masduki usai meresmikan trayek DAMRI Sukamara–Kuala Jelai PP, Sabtu (31/1/2026).
Masduki menjelaskan, keberadaan trayek tersebut tidak hanya memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan, tetapi juga diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan jasa. Dengan konektivitas yang semakin baik, peluang pengembangan sektor perdagangan, usaha kecil, hingga pariwisata di wilayah pesisir diperkirakan akan semakin terbuka.
Pemerintah Kabupaten Sukamara, lanjut Masduki, juga akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap operasional trayek baru tersebut. Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana dampak ekonomi dan manfaat yang dirasakan masyarakat setelah layanan DAMRI mulai beroperasi.
“Kami akan terus memantau dampak ekonomi dari kehadiran layanan transportasi ini. Harapannya, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu mendorong aktivitas ekonomi di daerah,” katanya.
Selain mengoptimalkan trayek Sukamara–Kuala Jelai, pemerintah daerah juga mulai membuka peluang pengembangan jaringan transportasi ke wilayah lain. Sejumlah rute dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarkecamatan.
“Kemungkinan penambahan trayek seperti Sukamara–Balai Riam dan Sukamara–Pangkalan Bun akan kami bahas lebih lanjut bersama DPRD dan pihak-pihak terkait,” ungkap Masduki.
Menurutnya, pengembangan trayek baru harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, potensi jumlah penumpang, serta kemampuan anggaran daerah. Karena itu, setiap rencana akan dikaji secara matang agar layanan yang dibuka benar-benar efektif dan berkelanjutan.
Dengan mulai beroperasinya trayek DAMRI Sukamara–Kuala Jelai PP, Pemerintah Kabupaten Sukamara berharap transportasi umum semakin diminati masyarakat. Selain memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan ekonomis, layanan tersebut diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam memperkuat konektivitas dan mempercepat pembangunan ekonomi di Kabupaten Sukamara.
Bagikan ke
