PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Relawan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, menyampaikan permohonan pertolongan kepada pemerintah menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilaporkan semakin meluas hingga mendekati zona inti habitat orangutan.
Permohonan tersebut disampaikan melalui video yang diunggah akun Instagram @parkrangerofi. Dalam video itu, para relawan menyampaikan surat terbuka kepada pemerintah agar kondisi yang terjadi di kawasan konservasi tersebut mendapat perhatian dan penanganan segera.
Kebakaran yang dilaporkan mendekati zona inti menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan orangutan Kalimantan. Satwa yang bergantung pada hutan sebagai tempat hidup dan mencari makan itu terancam kehilangan habitat apabila api terus meluas.
Ancaman tidak hanya menyangkut keselamatan satwa, tetapi juga kelestarian ekosistem hutan di Taman Nasional Tanjung Puting. Kerusakan habitat dapat berdampak terhadap keberlangsungan hidup berbagai jenis satwa liar yang bergantung pada kawasan tersebut.
Melalui video tersebut, para relawan berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan bantuan untuk menangani kebakaran. Upaya pemadaman dinilai penting agar api tidak semakin meluas dan kerusakan habitat satwa dapat ditekan.
Kondisi ini kembali menyoroti ancaman karhutla terhadap kawasan konservasi di Kalimantan Tengah. Selain berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat, kebakaran juga mengancam ruang hidup satwa liar, termasuk orangutan yang menjadi salah satu kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia.
Para relawan berharap penanganan segera dilakukan sebelum kebakaran meluas lebih jauh ke kawasan habitat orangutan. Perlindungan kawasan hutan menjadi penting untuk menjaga keselamatan satwa sekaligus mempertahankan fungsi ekosistem Taman Nasional Tanjung Puting.
Bagikan ke
