Gelar Duta Baca di Tengah Kabut Asap, Dispursip Palangka Raya Minta Maaf

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya orang tua dan peserta pelajar, setelah acara puncak Pemilihan Duta Baca Kota Palangka Raya 2026 digelar di ruang terbuka saat kualitas udara sedang memburuk akibat kabut asap karhutla.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dispursip pada Selasa (6/10/2026) itu melibatkan pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sederajat. Pelaksanaan acara di luar ruangan kemudian menjadi sorotan publik karena kondisi udara dinilai berisiko bagi kesehatan.

Kepala Dispursip Kota Palangka Raya, Muhamad Setiadi Hidayat, menjelaskan bahwa keputusan menggelar sesi pengumuman di luar ruangan diambil dengan mempertimbangkan keterbatasan kapasitas tempat. Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah dilaksanakan di dalam ruangan selama dua hari.

Penyelenggara juga bermaksud mendekatkan perayaan literasi tersebut kepada masyarakat umum. Namun, pertimbangan itu dinilai belum cukup memperhitungkan kondisi lingkungan saat kabut asap menyelimuti Kota Palangka Raya.

Dispursip mengakui keputusan tersebut kurang tepat mengingat kualitas udara yang berpotensi membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan pelajar yang mengikuti kegiatan.

Melalui pernyataan resminya, Dispursip menyampaikan permohonan maaf atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat maupun para wali murid akibat pelaksanaan acara tersebut.

Pihak dinas juga berkomitmen menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan kegiatan berikutnya. Aspek keselamatan peserta dan kondisi lingkungan akan menjadi perhatian lebih besar, terutama untuk acara yang melibatkan anak-anak dan pelajar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan literasi di tengah kabut asap perlu mempertimbangkan kondisi kualitas udara. Selain keberhasilan acara, keselamatan dan kesehatan peserta juga harus menjadi prioritas.

Bagikan ke