Antrean SPBU Lamandau Meningkat, Pertamina Tambah Suplai Pertalite

NANGA BULIK, INFOKALTENG — Meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Lamandau mendorong Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menambah alokasi penyaluran Pertalite. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan pasokan dengan kebutuhan masyarakat yang meningkat.

Selain menambah suplai, Pertamina memperpanjang jam operasional SPBU dari sebelumnya hingga pukul 18.00 WIB menjadi pukul 21.00 WIB. Penyesuaian ini dilakukan agar waktu pelayanan kepada masyarakat lebih panjang.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan kondisi stok dan penyaluran terus dipantau untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran Pertalite ke Lamandau untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat. Saat ini alokasi penyaluran telah kami tambah dan jam operasional SPBU juga diperpanjang untuk memberikan waktu pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat,” ujar Edi, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, Pertamina juga melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan, termasuk kemungkinan memperpanjang jam pelayanan hingga 24 jam. Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi penyaluran BBM di masing-masing SPBU.

Pengaturan pelayanan juga dilakukan bersama pengelola SPBU agar proses pengisian dapat berlangsung lebih cepat. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan dan membuat distribusi BBM lebih merata.

Di tengah meningkatnya kebutuhan, Pertamina turut memantau pola pembelian yang tidak sesuai peruntukan. Pengawasan dilakukan untuk menjaga agar BBM dapat diakses konsumen sesuai kebutuhan dan mencegah pembelian berlebihan.

Pertamina juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamandau dan aparat keamanan untuk membantu menjaga ketertiban di sekitar SPBU. Koordinasi tersebut dilakukan agar aktivitas pengisian BBM tetap berlangsung aman dan lancar.

Masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying. Pertamina meminta konsumen membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya sehingga tidak terjadi penumpukan pembelian yang dapat memperpanjang antrean.

“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan. Silakan membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” kata Edi.

Pertamina memastikan pemantauan penyaluran dan kondisi stok akan terus dilakukan. Penyesuaian suplai maupun jam operasional akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Lamandau.

Bagikan ke