Viral Insiden Pelanggan di Sampit Toko Emas Mitra Baru Akui Kesalahan Karyawan dan Minta Maaf

SAMPIT, INFOKALTENG – Toko Emas Mitra Baru di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menyampaikan permohonan maaf setelah insiden yang melibatkan seorang pelanggan perempuan menjadi perhatian publik di media sosial.

Permohonan maaf tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @tokoemasmitrabaru_official. Pihak toko mengakui adanya kesalahan yang dilakukan karyawannya dan menyatakan menyesalkan kejadian yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan.

“Kami mengakui adanya kesalahan yang dilakukan oleh karyawan kami dan dengan tulus memohon maaf kepada pihak yang bersangkutan atas kejadian tersebut,” tulis pihak Toko Emas Mitra Baru dalam pernyataan resminya.

Pihak toko juga menyampaikan bahwa kejadian tersebut menjadi evaluasi serius bagi manajemen. Mereka berkomitmen melakukan pembenahan internal, meningkatkan pengawasan, serta memperbaiki pelayanan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Dalam pembaruan yang disampaikan melalui akun yang sama, pihak toko menyatakan telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan bersedia bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Kami juga telah menyampaikan itikad baik dan bersedia bertanggung jawab penuh,” tulis pihak toko.

Terkait penanganan kasus, pihak toko mengungkapkan telah memenuhi panggilan untuk menjalani proses mediasi di Polsek Ketapang sejak sehari sebelumnya.

Dalam proses tersebut, menurut keterangan pihak toko, kepolisian meminta mereka mengumpulkan rekaman kamera pengawas atau CCTV serta memberikan penjelasan lengkap mengenai kronologi kejadian.

Pihak toko menyatakan akan menunggu perkembangan dan arahan lebih lanjut dari kepolisian maupun pihak pelanggan yang terdampak. Mereka juga menyatakan siap mengikuti proses yang berjalan secara kooperatif dan bertanggung jawab.

Sebelumnya, pemilik akun TikTok @Anciz menyampaikan kekecewaan atas dugaan perlakuan terhadap ibunya saat hendak membeli emas di toko tersebut. Dalam unggahannya, ia menyebut tangan ibunya dipegang oleh karyawan di hadapan banyak orang karena wajah sang ibu dinilai mirip dengan seseorang yang sebelumnya terekam CCTV.

Keluarga mengaku menyayangkan kejadian tersebut dan mengkhawatirkan dampaknya terhadap kondisi mental sang ibu. Peristiwa itu kemudian menjadi sorotan warganet di media sosial.

Melalui pernyataan resminya, Toko Emas Mitra Baru berharap pihak pelanggan dan keluarga berkenan memaafkan kejadian tersebut. Pihak toko juga menegaskan bahwa kepercayaan pelanggan merupakan tanggung jawab yang harus dijaga.

Bagikan ke