PALANGKA RAYA, INFOKALTENG — Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya (FEB UPR) memperkuat kualitas riset melalui kolaborasi dengan Program Studi Manajemen FEB Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar dan Universitas Pasundan (Unpas) Bandung.
Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus output kerja sama antarprogram studi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Jurusan Manajemen FEB UPR, Vivy Kritinae, mengatakan riset kolaborasi menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas luaran penelitian dosen sekaligus memperluas jejaring akademik dengan perguruan tinggi di luar Kalimantan.
“Melalui kolaborasi ini kami ingin mahasiswa dan dosen Prodi Manajemen tidak hanya belajar di dalam kelas, tapi juga menghasilkan karya yang berdampak dan diakui secara nasional,” ujar Vivy.
Kolaborasi bersama Prodi Manajemen FEB Unmas Denpasar dilaksanakan pada 18-19 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berfokus pada penyusunan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Strategi Penguatan UMKM Berbasis Kearifan Lokal di Era Digital”.
Dalam kegiatan tersebut, tim dosen dari kedua perguruan tinggi juga melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) serta bertukar data lapangan dari Palangka Raya dan Denpasar. Pertukaran data diharapkan memperkaya perspektif dalam pengembangan penelitian.
Sementara kolaborasi dengan Prodi Manajemen FEB Unpas Bandung dilaksanakan pada 20 Agustus 2026. Agenda utamanya meliputi workshop metodologi penelitian kuantitatif serta penyusunan roadmap publikasi ilmiah bersama pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 2.
Kolaborasi dengan Unpas diarahkan pada pengembangan kajian bertema “Trend, Event dan Business”. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi upaya meningkatkan peluang publikasi hasil riset dosen pada jurnal nasional terakreditasi.
Vivy menambahkan, riset kolaborasi tersebut ditargetkan menghasilkan berbagai luaran Tri Dharma, mulai dari artikel ilmiah, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga modul ajar berbasis riset yang nantinya dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran.
Selain meningkatkan kualitas penelitian, kerja sama tersebut turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan penguatan bukti kerja sama serta publikasi dalam proses menuju akreditasi Unggul. Kolaborasi juga disepakati untuk dilanjutkan melalui riset tahap kedua pada 2027 dan rencana pertukaran dosen tamu pada Kelas Bilingual FEB UPR.
Bagikan ke
