Target Pendapatan Kalteng Rp5,4 Triliun Dinilai Masih Aman

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG.CO – Target pendapatan daerah Kalimantan Tengah sebesar sekitar Rp5,4 triliun pada 2026 dinilai masih berada dalam jalur positif. DPRD Kalteng optimistis target tersebut dapat terealisasi hingga akhir Desember mendatang.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, mengatakan optimisme tersebut berdasarkan evaluasi sementara bersama Bapenda. “Berdasarkan hasil evaluasi sementara, mudah-mudahan seluruh estimasi pendapatan daerah Tahun 2026 sebesar sekitar Rp5,4 triliun dapat tercapai. Kami juga sudah menanyakan kepada Kepala Bapenda dan dijelaskan Insyaallah target tersebut bisa terealisasi sampai akhir Desember,” ujarnya, Kamis (5/8/2026).

Menurut Junaidi, target tersebut terdiri atas pendapatan murni sekitar Rp5,1 triliun dan SiLPA sekitar Rp336 miliar. Dengan kondisi tersebut, kemampuan fiskal daerah dinilai masih cukup untuk mendukung kebutuhan anggaran.

Namun, DPRD tetap menyoroti sisi pengeluaran daerah. Penyesuaian belanja diperlukan untuk memenuhi sejumlah kewajiban yang muncul berdasarkan hasil audit BPK.

“Kalau estimasi pendapatan itu tercapai, berarti yang kita evaluasi tinggal sisi pengeluarannya. Memang akan ada penyesuaian karena hasil audit BPK sudah jelas dan ada beberapa kewajiban yang harus diselesaikan,” katanya.

Junaidi menegaskan penyesuaian program akan dibahas melalui APBD Perubahan. “Mau tidak mau, konsekuensinya program-program pemerintah yang sebelumnya menggunakan dana tersebut harus disesuaikan kembali. Karena itu pada APBD Perubahan nanti kita evaluasi lagi dan kita sesuaikan lagi program-program yang ada,” ungkap Junaidi.

Bagikan ke