Usai Viral di Medsos, Perangkat Desa Minta Maaf tentang Tiga Polisi Gugur

Seorang perangkat desa di Kabupaten Murung Raya, Reksi, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah unggahannya di media sosial terkait gugurnya tiga anggota Polri di Desa Tumang Kelemei menuai perhatian publik. Dalam pernyataannya, ia mengakui kesalahan atas penggunaan kata-kata yang dianggap tidak pantas dan menyampaikan penyesalan kepada keluarga korban serta seluruh anggota Polri di Indonesia.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Reksi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Ia menyebut pernyataan itu dibuat sebagai bentuk tanggung jawab atas unggahan yang sebelumnya beredar di media sosial.

Pada hari ini, Senin 6 Juli 2026 sekitar jam 16.00 WIB, saya Reksi selaku Perangkat Desa Tumang Salihau memohon dan meminta maaf kepada pihak keluarga Aiptu Sumarianto, Aipda Yudi Perdana Putra, dan Bripda Nopandri Ramadana, serta kepada seluruh anggota Polri se-Indonesia, atas kata-kata saya di media sosial,” ujar Reksi dalam video pernyataannya.

Ia mengakui bahwa unggahan tersebut memuat penyebutan yang tidak semestinya terkait peristiwa gugurnya ketiga anggota Polri saat melaksanakan tugas di Desa Tumang Keleme. Reksi menyatakan telah menyadari kekeliruannya dan menyesali perbuatannya.

Dengan ini saya sadar dan sangat menyesal atas perbuatan saya tersebut, dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi kepada pihak manapun,” katanya.

Selain menyampaikan permohonan maaf, Reksi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga tiga anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas. Ia berharap pernyataannya dapat diterima sebagai bentuk penyesalan atas ucapan yang telah disampaikan.

Terakhir, saya mengucapkan turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Desa Tumang Keleme yang mengakibatkan gugurnya tiga orang anggota Polri,” ucapnya.

Video permohonan maaf tersebut beredar setelah unggahan Reksi di media sosial menuai kritik dari berbagai pihak. Ucapan yang disampaikannya dinilai tidak pantas karena berkaitan dengan peristiwa gugurnya aparat kepolisian yang sedang menjalankan tugas.

Dalam pernyataannya, Reksi tidak hanya meminta maaf kepada keluarga para korban, tetapi juga kepada seluruh jajaran Polri di Indonesia. Ia menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab atas ucapan yang telah dibuat dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.

Peristiwa gugurnya tiga anggota Polri di Desa Tumang Keleme sebelumnya mendapat perhatian luas dari masyarakat. Berbagai pihak menyampaikan duka cita dan penghormatan kepada para korban atas pengabdian mereka dalam menjalankan tugas negara.

Permintaan maaf yang disampaikan Reksi menjadi bagian dari respons atas polemik yang muncul di media sosial. Ia berharap permohonan maaf tersebut dapat menjadi bentuk penyesalan sekaligus penghormatan kepada keluarga korban dan institusi Polri.

Bagikan ke