Asap Karhutla Serang Orang Utan di Nyaru Menteng, 47 Ekor Alami ISPA

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya mengancam kesehatan manusia, tetapi juga satwa liar. Sebanyak 47 orang utan di pusat rehabilitasi Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Nyaru Menteng, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, teridentifikasi mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Koordinator Dokter Yayasan BOS Nyaru Menteng, drh Agus Fahroni, mengatakan kondisi orang utan yang mengalami ISPA sejauh ini masih relatif ringan dan dapat ditangani oleh tim medis.

“ Sekitar 47 orang utan memang teridentifikasi mengalami ISPA. Namun sejauh ini kondisinya masih relatif ringan dan dapat ditangani oleh tim medis kami,” ujar Agus, dilansir detikKalimantan, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, paparan asap karhutla menjadi faktor utama yang perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi sistem pernapasan orang utan. Risiko ini menjadi perhatian khusus mengingat satwa-satwa tersebut masih menjalani rehabilitasi sebelum dilepasliarkan ke habitat alaminya.

Untuk mengantisipasi kondisi yang memburuk, tim medis bersama para perawat meningkatkan pengawasan terhadap seluruh orang utan di kawasan rehabilitasi. Pemeriksaan dilakukan secara berkala guna mendeteksi perkembangan gejala dan memastikan kondisi kesehatan satwa tetap stabil.

“Kabut asap tentu menjadi hal yang harus kami waspadai karena dapat berdampak terhadap sistem pernapasan orang utan. Karena itu, pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala,” katanya.

Orang utan yang mengalami ISPA kini mendapatkan penanganan berupa pemberian herbal dan vitamin, serta pemenuhan kebutuhan cairan. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu pemulihan dan menjaga daya tahan tubuh satwa selama menghadapi paparan asap.

Kasus ini menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak berhenti pada gangguan aktivitas masyarakat dan kesehatan manusia. Satwa liar yang berada di kawasan rehabilitasi juga menghadapi ancaman, terutama akibat kualitas udara yang memburuk selama kebakaran berlangsung.

Bagikan ke