Cegah Karhutla Akses Jalan Tembus Bukit Keminting di Kampus UPR Ditutup

PALANGKA RAYA, INFOKALTENG — Universitas Palangka Raya (UPR) menutup sementara akses jalan tembus Bukit Keminting yang berada di kawasan kampus. Penutupan dilakukan sebagai langkah pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lingkungan Universitas Palangka Raya.

Informasi penutupan tersebut disampaikan melalui papan pengumuman yang dipasang di akses jalan kampus. Dalam pengumuman itu disebutkan bahwa jalan tembus Bukit Keminting ditutup untuk sementara.

“AKSES JALAN TEMBUS BUKIT KEMINTING DITUTUP UNTUK SEMENTARA UNTUK MENCEGAH TERJADINYA KARHUTLA DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA,” demikian tertulis dalam pengumuman tersebut.

Penutupan akses dilakukan di tengah kondisi rawan karhutla yang masih terjadi di wilayah Kalimantan Tengah. Kawasan yang memiliki vegetasi dan lahan terbuka menjadi salah satu titik yang perlu mendapat perhatian untuk mencegah munculnya titik api.

Dengan ditutupnya akses tersebut, aktivitas kendaraan maupun masyarakat yang biasanya menggunakan jalan tembus Bukit Keminting untuk melintas sementara dibatasi.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengurangi potensi aktivitas yang dapat memicu kebakaran di sekitar kawasan kampus. Terlebih, pencegahan menjadi langkah penting ketika kondisi lahan berada dalam situasi rawan terbakar.

UPR sebagai kawasan pendidikan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya aktivitas akademik, tetapi juga memiliki lingkungan yang perlu dijaga dari ancaman kebakaran. Jika karhutla terjadi di sekitar kampus, dampaknya dapat mengganggu kegiatan perkuliahan maupun aktivitas warga kampus.

Penutupan sementara akses jalan juga menunjukkan bahwa kewaspadaan terhadap ancaman karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam. Lingkungan pendidikan turut mengambil langkah pencegahan untuk melindungi kawasan kampus.

Belum terdapat keterangan dalam pengumuman mengenai sampai kapan akses jalan tembus Bukit Keminting tersebut akan ditutup. Pengguna jalan diimbau memperhatikan penutupan tersebut dan menggunakan akses alternatif selama pembatasan diberlakukan.

Penutupan akses ini diharapkan dapat membantu mencegah munculnya karhutla di kawasan Universitas Palangka Raya sekaligus menjaga lingkungan kampus tetap aman dari ancaman kebakaran dan asap.

Bagikan ke