SUKAMARA, INFOKALTENG – Pemerintah Kabupaten Sukamara bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang berdampak pada kualitas udara. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama menghadapi kondisi kabut asap yang mengganggu kenyamanan dan berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat.
Salat Istisqa dilaksanakan di halaman Masjid Ad-Durrun Nafis pada Rabu (26/8). Bupati Sukamara H. Masduki, S.T., hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan masyarakat.
“Kami bersama masyarakat memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan sehingga kondisi kemarau dan kabut asap dapat segera berkurang,” kata Masduki (Rabu, 26/8/2026).
Pelaksanaan Salat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar batin pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca kering. Doa bersama dipanjatkan dengan harapan hujan dapat turun dan membantu memperbaiki kualitas udara di wilayah Sukamara.
Kabut asap yang muncul di tengah kemarau panjang menjadi perhatian karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang sensitif terhadap penurunan kualitas udara. Turunnya hujan diharapkan membantu mengurangi kabut asap dan mengembalikan udara yang lebih segar.
Pemkab Sukamara mengajak masyarakat menghadapi kondisi tersebut dengan kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar yang dilakukan bersama sambil berharap kondisi cuaca segera membaik. (redaksi)
Bagikan ke
