NANGA BULIK, INFOKALTENG – Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) berjalan lancar. Langkah tersebut dilakukan menyusul masih adanya persoalan distribusi dan disparitas harga BBM di sejumlah wilayah.
Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, mengatakan pemerintah daerah terus mencari strategi agar kebutuhan BBM masyarakat dan sektor ekonomi dapat terpenuhi. “Pemkab Lamandau terus berupaya memaksimalkan strategi yang ada agar kebutuhan masyarakat secara umum maupun berbagai sektor yang membutuhkan BBM dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Abdul Hamid, Selasa (11 Agustus 2026).
Rapat tindak lanjut tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam, perwakilan Forkopimda, kepala OPD, camat, serta instansi terkait lainnya.
Menurut Abdul Hamid, kelancaran distribusi BBM tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan kendaraan masyarakat. Pasokan BBM juga berkaitan dengan aktivitas berbagai sektor yang membutuhkan energi untuk menjalankan kegiatan ekonomi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau, M. Irwansyah, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur dalam mengatasi persoalan di lapangan. “TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan seluruh perangkat daerah Kabupaten Lamandau harus terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran distribusi BBM serta menangani berbagai persoalan yang terjadi di lapangan,” ujarnya.
Pemkab Lamandau akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi distribusi BBM di seluruh wilayah. Evaluasi juga dilakukan untuk memastikan langkah penanganan yang diterapkan dapat menyesuaikan dengan persoalan aktual di lapangan.
Pemerintah daerah berharap penguatan koordinasi lintas sektor mampu menciptakan distribusi BBM yang lebih tertib. Dengan pasokan yang lancar dan pengawasan yang kuat, kebutuhan energi masyarakat maupun sektor usaha di Kabupaten Lamandau diharapkan dapat terpenuhi dengan baik.
Bagikan ke
