MURUNG RAYA, INFOKALTENG - Tragedi kecelakaan air kembali mengguncang Kalimantan Tengah. Sebuah perahu kecil yang mengangkut sekitar 10 orang ditabrak kapal tongkang di perairan antara Desa Bumban Tuhup, Kecamatan Barito Tuhup Raya (Kabupaten Murung Raya), dan Desa Jangkang Baru, Kecamatan Lahei Barat (Kabupaten Barito Utara), Selasa (8/7/2025).
Kejadian nahas ini terekam dalam video amatir berdurasi 20 detik yang viral di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat detik-detik kapal tongkang menabrak perahu kecil hingga para penumpang terpaksa melompat ke sungai untuk menyelamatkan diri.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung menyebarkan video tersebut ke berbagai platform, memicu keprihatinan dan kemarahan warganet. Banyak yang mempertanyakan mengapa perahu kecil bisa berada dalam jalur lintasan kapal besar tanpa pengamanan.
Akun Instagram resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya kemudian mengonfirmasi kejadian tersebut. Dalam unggahannya, BPBD menunjukkan upaya penyelamatan di lokasi, termasuk pencarian terhadap korban yang dilaporkan tenggelam.
"Sedang dilakukan pencarian terhadap orang yang tenggelam akibat kecelakaan air di wilayah Bumban Tuhup dan Jangkang Baru," tulis keterangan dalam unggahan BPBD Murung Raya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban luka maupun hilang. Namun tim gabungan dari BPBD, TNI, dan kepolisian telah diturunkan ke lokasi untuk proses evakuasi dan pencarian.
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan lalu lintas air di jalur perairan yang sering digunakan warga untuk transportasi harian maupun kapal industri seperti tongkang.
Warga setempat menyebut perairan tersebut memang kerap dilalui kapal besar pengangkut batu bara, sementara aktivitas masyarakat menggunakan perahu kecil berlangsung nyaris tanpa perlindungan atau pengaturan lalu lintas air yang ketat.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera mengevaluasi sistem keselamatan pelayaran di daerah tersebut, serta melakukan investigasi atas insiden ini untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Viralnya video kecelakaan ini di media sosial diharapkan juga menjadi pemicu kesadaran bersama bahwa keselamatan di jalur perairan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pengemudi kapal tapi juga pengelola wilayah perairan.
Copyright © 2020 Info Kalteng All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer